Puluhan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Wirasta UNIJA Sumenep menggelar aksi Solidaritas Terkait kasus Meninggalnya tiga anggota Diklatsar Mapala Unisi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Aksi ini digelar di depan Masjid Agung Sumenep pada Pukul 15.00 Wib, Kamis (26/01).

Aksi tersebut digelar dengan acara pembacaan Yasin dan Tahlil dengan khusuk dan penuh haru. Kemudian peserta aksi membacakan tuntutannya melalui pers rilis. “Kami menuntut oknum yang melakukan kekerasan di usut tuntas baik secara hukum maupun akademik. Seluruh Saudara Mapala se Indonesia, serta Rektor atau Pimpinan Kampus atau Perguruan Tinggi yang memiliki organisasi Pecinta Alam dimanapun berada harus angkat bicara atas insiden yang sangat memilukan ini”. Kata tolak Widarsono korlap aksi.

Korlap aksi, Widarsono, sapaan akrabnya mengatakan bahwa organisaainya baru selesai melaksanakan diklatsar yang didalamnya sama sekali tidak ada unsur kekerasan apalagi penganiayaan.

“Kami baru saja melaksanakan diklatsar dan kami sering mendatangi diklatsar Mapala lain, tidak ada kekerasan melainkan dilapangan belajar bersama mengeksplore alam sesuai dengan kode etik Mapala”, tuturnya.

Saat di singgung kematian mahasiswa UII Yogyakarta yang meninggal akibat diklatsar Mapala dikampusnya tersebut, tolak menyampaikan bahwa itu adalah kesalahan oknum panitia yg terlalu berlebihan dalam memberikan materi, dan pihaknya menuntut agar kasus tersebut diusut tuntas dan diganjar yang setimpal.

MAPALA WIRASTA GELAR AKSI SOLIDARITAS DENGAN MEMBACAKAN YASIN DAN TAHLIL
Rate this post

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *